MENGHARAP SETEGUK CINTA
Sejenak meraba hati sambil meneguk
Secangkir wedang serai campur jahe
bukan manis tetapi pahit rasa meramai
Mirip tetesan huruf-huruf tersusun pada diary
menjeritkan puisi yang memetik waktu
Kembali pada sendu luruh satu-satu jatuh pada pangkuan siapa
Asa yang gerimis miris liris
Seruput wedang serai campur jahe
Pagi terus lari pada panas siang menantang
Kalimat bergerak sendiri dari hati ke langit
Ke langit
Berharap kata itu jatuh bersama cinta
Ke hatinya.
HUKUM KEKEKALAN ENERGI CINTA
Energi cinta itu kekal. Ia tak dapat kau musnahkan, pun tak dapat kau rekaciptakan. Ia hanya bisa kau ubah bentuknya.
Energi cinta bisa kau ubah menjadi energi kinetik yang menggairahkan. Bisa kau ubah menjadi energi potensial yang mampu membahagiakan. Ia pun bisa kau ubah menjadi energi mekanik yang mampu menggerakkan. Menggerakkan hati dan pikiran.
Ia mampu menjelma dalam bentuk kasih sayang, perhatian, pengertian, kehangatan, kekaguman, penghormatan,
perjuangan, dan pengorbanan
