Rabu, 18 April 2018

DELIMA

PERHENTIAN DILEMA

Kau ajarkan cinta dari kebohonganmu
kau menuangkan madu yang mengalir bersama racun dalam seteguk rinduku
perbuatanmu....
terlalu sempurna untuk aku dustakan
maka yakin dan percayalah aku
tanpa perlu aku sandarkan
sangkaanku kepada curiga
setiap madahmu menitipkan persendaan
pada kejujuran dan keikhlasan
setiaku telah kaubutakan
agar tidak terarah ke lain haluan
hanya satu jalan kaubimbingkan
terarah ke altar pemujaanmu

Mengapa kau hunjam aku
dengan kezaliman kemesraanmu?
Mengapa terlalu kauinginkan aku?
ternyata telah ada takhta lain
yang sanggup meneduhkan engkau
di bawah selebar teduhan rimbun kasihnya
yang ada padanya....
kesenangan bertimbun-timbun
tapi hairan memikirkan
tetap saja mereka itu semuanya
kau ludahi dengan keenggananmu
sudah kurelakan kau berlari pergi
tetap juga kaumerantai aku
dengan pelukan kejap lagi kedapmu
terkunci beku pada hiba titisan airmatamu

Perlukah kita teruskan kegilaan ini???

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

ALKISAH ROMANSA TABUNG INGATAN

Selepas pamitnya sang surya keperaduan Rinai hujan mainkan melodi diatap rumbia pondok sepi Akrab dekap soneta terlepas dari netra Arom...